YASARINI LANUD HALIM PERDANAKUSUMA ADAKAN PELATIHAN DAN PEMBEKALAN MOTIVASI 29 Jul 2008 
LANUD HALIM PK (29/7),- Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Badan Pengurus Cabang (BPC) Lanud Halim Perdanakusuma bekerja sama dengan Neuro Associative Conditioning (NAC) System mengadakan Pelatihan dan Pembekalan Motivasi dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia bagi para Pengurus PIA Ardhya Garini Cabang 2 Daerah 1 Lanud Halim Perdanakusuma dan Yasarini Badan Pengurus Cabang Lanud Halim Perdanakusuma, Guru dan Karyawan Sekolah di bawah jajaran Yasarini BPC Lanud Halim Perdanakusuma yang dilaksanakan di Gedung Graha Garda Dirgantara Halim Perdanakusuma, Jumat (25/7). Acara Pelatihan yang diikuti 600 orang ini di buka dan ditutup oleh Ketua Yasarini Badan Pengurus Cabang Lanud Halim Perdanakusuma Ny. Boy Syahril Qamar.
Pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari ini, para peserta disajikan beberapa materi diantaranya pengembangan diri untuk mencapai sasaran. Vak Test (Sifat Dominan), kebesaran Potensi Daya Otak dan Daya Fisik, Penyebab sikap, cara meningkatkan semangat, keyakinan dan percaya diri yang disampaikan oleh Motivator dari NAC System yakni Arief Adinoto.
Ketua Yasarini BPC Lanud Halim Perdanakusuma Ny. Boy Syahril Qamar disela-sela acara pelatihan ini mengharapkan dengan selesainya pelatihan ini maka para peserta akan memiliki motivasi dan kepercayaan diri, mampu menjalin kerja sama dan memiliki integritas, mampu mengendalikan emosi serta makin bertambah wawasan dalam bidang tugasnya masing-masing.
Keuntungan yang diperoleh dalam program pelatihan ini untuk Lembaga Pendidikan dan organisasi diantaranya mengembangkan sikap dan kebiasaan berpikir positif, meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri, memahami peta kelemahan dan mengembangkan peta kekuatan diri sendiri, membangun dan mengembangkan visi dan misi, meningkatkan kinerja, kerja sama dan nilai-nilai sasaran organisasi serta menitik beratkan untuk menjadi individu yang kreatif, bertanggung jawab dan unggulan.
Sedangkan keuntungan pribadi diantaranya menghindari ketegangan dan beban berkomunikasi, sekaligus mengembangkan suasana yang harmonis dalam lingkungan aktivitas, keluarga dan rumah tangga, meningkatkan rasa percaya diri dalam bidang yang baru, persiapan diri dalam menghadapi masa pensiun, ketabahan dalam menghadapi masa sulit, melepaskan diri dari kebiasaan buruk, trauma, proses keputusasaan, emosional, mengembangkan tujuan/cita-cita yang tersisih atau baru. Dan menggali potensi diri untuk meraih sasaran sesuai dambaan serta memberi nilai tambah pada lingkungan sambil menikmati prosesnya pula. beri komentar | cetak |