72c48fd458ce9e91857e30ed00aff432.jpg

Lanud Rsn Bebaskan Tanah Pencadangan Untuk Pembangunan Rumah Sakit

Jum`at, 6 Januari 2017 15:17:36 - Oleh : admin - Dibaca : 60 kali

Lanud Rsn Bebaskan Tanah Pencadangan Untuk Pembangunan Rumah Sakit

Dengan meningkatnya status Lanud Rsn dari tipe A menjadi tipe B, pengembangan Lanud akan terus dilakukan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada. Salah satunya dengan rencana pembangunan Rumah Sakit TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin guna meningkatkan pelayanan kesehatan yang manfaatnya dapat dirasakan tak hanya keluarga besar Lanud Rsn saja namun juga oleh seluruh masyarakat sekitar.

 Masyarakat sekitar Lanud pun yang lahannya direncanakan akan digunakan untuk pembangunan RS ini pun mendukung program ini. Dibuktikan dengan telah dibebaskannya lahan warga tanpa ada kendala ataupun masalah, yang ditandai dengan acara penandatanganan penggantian tanah dan penyerahan sertifikat tanah warga kepada Lanud Rsn di Ruang Arjuna Lanud Rsn, Kamis (5/1).

 Terlaksananya pembebasan tanah warga ini tidaklah serta merta terjadi begitu saja, namun telah melalui proses yang dilakukan oleh Lanud Rsn sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada.

 Melalui koordinasi dengan pihak pemerintah kota Pekanbaru dan provinsi Riau, Lanud Rsn terus mensosialisasikan bahwa TNI AU memiliki rencana untuk meningkatkan status rumah sakitnya dengan membangun sebuah rumah sakit yang letaknya juga lebih strategis dan berdekatan dengan lingkungan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga Lanud Rsn dan warga masyarakat sekitarnya.

 Dan program ini pun mendapat dukungan dari pemko Pekanbaru dan pemprov Riau. Dukungan dari pemprov Riau diwujudkan dengan memberikan dana hibah yang diperuntukkan bagi pembebasan sebagian tanah warga yang rencananya akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit Lanud Rsn.

 Hal ini segera ditindaklanjuti oleh Lanud Rsn dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang tanahnya akan dibebaskan dalam rencana pembangunan rumah sakit walaupuan dalam waktu yang relatif singkat, namun tetap dengan mengedepankan prinsip transparan dan akuntabel, sehingga semuanya dapat dipertanggungjawabkan.

 Kemudian, dalam hal penentuan besarnya penggantian dana yang akan diterima oleh warga, disiapkan sebuah tim tersendiri, yaitu tim appraisal atau tim penilai independen yang bekerja tanpa campur tangan dari pihak manapun untuk menentukan berapa besarnya penggantian yang akan diterima oleh warga.

 Dalam kesempatan ini Danlanud Rsn menyampaikan ucapan terima kasihnya atas seluruh kesadaran dan partisipasi baik dari pihak warga maupun aparat daerah yang telah membantu kelancaran proses pembebasan tanah ini.

 Terlaksananya kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat sebenarnya sadar dan mengerti bahwa mereka tinggal di area tanah pencadangan TNI AU, sehingga mereka juga mendukung rencana pengembangan Lanud Rsn, yang salah satunya adalah dengan membangun Rumah Sakit.

 Di akhir kegiatan dilaksanakan penandatanganan penerimaaan penggantian tanah dan penyerahan sertifikat secara simbolis dari warga kepada Lanud Rsn.

 Selain pihak Lanud dan perwakilan warga, turut hadir dalam acara ini Lurah Maharatu, Camat Marpoyan Damai, staf Satpol PP dan staf BPN Kota Pekanbaru, tim Appraisal serta pejabat Notaris.

Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Senin, 22 Januari 2018
Danrem 174 Tiba di Agats Terkait Wabah Campak dan Busung Lapar
Senin, 22 Januari 2018
Danrem 174 Tiba di Agats Terkait Wabah Campak dan Gizi Buruk
Senin, 22 Januari 2018
Jalasenastri TNI AL Serahkan Bantuan Korban Campak dan Gizi Buruk di Asmat
Senin, 22 Januari 2018
Wabah Campak dan Gizi Buruk Melanda Warga, Danrem 174 Kunjungi Agats
Senin, 22 Januari 2018
Jalasenastri TNI AL Serahkan Bantuan Untuk Warga Asmat