PANGLIMA TENTARA NASIONAL INDONESIA
Senin, 11 November 2002 00:00:00 - Oleh : puspen - Dibaca : 2734
Home » Amanat » PANGLIMA TENTARA NASIONAL INDONESIA
AMANAT PANGLIMA TENTARA NASIONAL INDONESIA PADA UPACARA PERINGATAN HARI PAHLAWAN TANGGAL 10 NOVEMBER 2002
Para Perwira, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil TNI di manapun bertugas dan berada, Terlebih dahulu marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala limpahan rahmat dan karunianya, sehingga pada hari ini tanggal 10 November 2002 kita dapat memperingati hari pahlawan yang ke-57 dengan suasana penuh khidmat. Peringatan hari pahlawan kali ini bertepatan dengan pelaksanaan ibadah puasa bagi umat Islam yang memasuki hari kelima. Selaku pimpinan TNI saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberikan kekuatan kepada kita semua dan semoga amal ibadah kita diterima oleh-Nya. Para perwira, Bintara, Tamtama dan peserta upacara sekalian, Setiap kali kita memperingati hari pahlawan, kita senantiasa merenungkan, menghayati dan mengingat kembali nilai-nilai kejuangan yang diwariskan oleh para pejuang dan pahlawan kemerdekaan pendahulu kita. Perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah pada saat itu dilaksanakan dengan penuh keikhlasan disertai pengorbanan baik berupa materi maupun jiwa dan raga tanpa memikirkan imbalan dan balas jasa. Kemerdekaan bangsa Indonesia yang kita nikmati hingga saat ini adalah merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan dari seluruh rakyat Indonesia pada waktu itu dalam mewujudkan cita-cita untuk membangun sebuah bangsa dan negara yang merdeka dan berdaulat serta adil dan makmur. Dalam setiap peringatan hari pahlawan sesungguhnya mengandung makna sebagai wujud pernyataan untuk memperkokoh tekad pengabdian bangsa Indonesia termasuk TNI dalam melanjutkan perjuangan para pahlawan kusuma bangsa guna memelihara, menjaga dan mempertahankan keutuhan wilayah negara kesatuan RI yang diproklamasikan sejak tahun 1945. Untuk itu, pada kesempatan ini marilah kita memberikan penghormatan yang tulus atas segala pengorbanan yang telah diberikan para pahlawan sehingga bangsa Indonesia dapat menikmati kemerdekaan serta memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang menjadi bangsa yang besar, bangsa yang mampu menjunjung tinggi dan menjaga kehormatan dan kebanggaan para pahlawannya. Para perwira, Bintara, Tamtama dan peserta upacara sekalian, Secara nasional, tema peringatan Hari Pahlawan tahun ini adalah “Dengan semangat kepahlawanan, keperintisan dan kejuangan kita perkokoh persatuan dan kesatuan demi keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia”. Tema ini mempunyai makna yang dalam dan sangat tepat untuk menghadapi kondisi dan tantangan bangsa saat ini, di mana segenap komponen bangsa sedang berjuang keras untuk mencari solusi dalam mengatasi berbagai kesulitan dan masalah kebangsaan. Oleh sebab itu, dalam menyikapi situasi dan nilai-nilai kepahlawanan yang selalu diwariskan oleh para pendahulu kita, yang sesungguhnya ada di dalam diri kita masing-masing. Nilai kepahlawanan itu adalah keberanian dan kerelaan berkorban tanpa pamrih, percaya kepada kekuatan sendiri dan pantang menyerah. Demi kemerdekaan dan cita-cita kemerdekaan 17 Agustua 1945, hendaknya nilai kepahlawanan itu dapat kita lestarikan dan kita tumbuh kembangkan untuk di implementasikan dalam pengabdian kita kepada bangsa dan negara. Apabila kita bersatu, sebesar apapun permasalahan yang dihadapi oleh bangsa ini akan terasa ringan dan lebih mudah untuk diselesaikan. Bersatu berarti memiliki pandangan, pemahaman dan tujuan yang sama. Persatuan hanya dapat diwujudkan dengan toleransi dan kesediaan mengorbankan kepentingan pribadi dan golongan untuk kepentingan bersama. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara terdapat aturan-aturan yang disepakati, yang mengatur sendi-sendi kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Apa yang telah menjadi kesepakatan bangsa harus dilaksanakan dengan konsisten dan dengan komitmen yang tinggi. Para Perwira, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil TNI di manapun bertugas dan berada, Mencermati perkembangan situasi aktual dewasa ini yang diwarnai berbagai konflik seperti di Aceh, Ambon, Poso dan Papua yang masih membutuhkan kehadiran TNI untuk membantu Polri, telah menjadikan intensitas penugasan TNI menjadi demikian tinggi. Rotasi pergantian pasukan yang bertugas di daerah konflik menjadi begitu intens. Jangan pernah surut tekad dan semangatmu dalam menjalankan tugas sebaik-baiknya demi negara dan bangsa yang kita cintai. Demikian pula, dengan belum pulihnya perekonomian negara akibat krisis Multi Dimensi yang berkepanjangan telah menyebabkan keterbatasan kemampuan pemerintah dalam mendukung kebutuhan-kebutuhan TNI. Hal ini janganlah menyebabkan menurunya pengabdian TNI. Kita harus konsisten untuk tetap dapat melaksanakan tugas dengan kinerja maksimal. Apapun kesulitan yang kita hadapi, TNI harus tetap eksis, kompak, dan solid guna dapat terus melaksanakan embanan tugas yang dipercaya oleh bangsa dan negara. TNI sebagai bagian dari rakyat, dituntut untuk dapat berperan aktif dalam ikut mempercepat penyelesaian masalah-masalah kebangsaan, tugas yang dihadapi ke depan tidaklah semakin ringan, sehingga TNI harus terus berupaya untuk lebih meningkatkan kinerjanya. Landasan moral dan jati diri yang mantap ditunjang dengan kemahiran profesi merupakan kunci keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas. Dalam konteks seperti inilah semangat kepahlawanan para pendahulu kita menjadi sangat relevan dan tepat untuk diaplikasikan dalam tugas-tugas kita sehari-hari, khususnya dalam menghadapi masa-masa sulit yang sangat memerlukan pengorbanan dan curahan segenap kemampuan kita dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Meningkatkan profesionalitas keprajuritan dengan mengedepankan jati diri prajurit sebagai tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara nasional, adalah merupakan wujud implementasi nilai dan semangat kepahlawanan yang pantang menyerah, rela berkorban tegar dan percaya diri. Inilah makna yang kita petik dari peringatan hari pahlawan, semangat kepahlawanan harus terus kita tumbuh kembangkan dan dapat diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud dari penghormatan kepada para pahlawan bangsa. Para Perwira, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil yang saya banggakan, Hari pahlawan yang kita peringati ini hendaknya dapat dijadikan renungan yang mendorong semangat TNI untuk mampu menampilkan pengabdian yang lebih baik. Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan beberapa penekanan sebagai berikut : Pertama, tingkatkan dan mantapkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar memperoleh ridho dan karunia-Nya dalam setiap tindakan yang kita kerjakan bagi kepentingan negara dan bangsa. Kedua, pelihara dan wujudkan semangat dan jiwa kepahlawanan dalam setiap penugasan serta kehidupan sehari-hari. Ketiga,pelihara jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara nasional. Keempat,tingkatkan terus profesionalitas keprajuritan agar mampu mencapai kinerja yang optimal. Kelima,laksanakan setiap tugas dengan pengabdian yang tulus serta pertahankan kekompakan dan soliditas segenap jajaran TNI. Para Perwira. Bintara, Tamtama dan PNS TNI peserta upacara sekalian. Demikian amanat saya pada peringatan hari Pahlawan kali ini, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melimpahkan rahmat dan karunian-Nya serta memberikan petunjuk, kekuatan dan perlindungan kepada kita sekalian dalam melanjutkan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Selamat Bertugas. Terima Kasih. PANGLIMA TENTARA NASIONAL INDONESIA ENDRIARTONO SUTARTO JENDERAL TNI

Baca "Amanat" Lainnya

Disiplin, Militansi, Semangat Nasionalisme, Patriotisme dan Nilai-Nilai Luhur Bangsa Menuju Indonesia Yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil Dan Makmur Perlu Lebih Ditingkatkan

Panglima TNI Jendral Moeldoko

Pengumuman

Polling

Informasi apa yang paling Anda butuhkan dari website ini ?

 
AGENDA KEGIATAN
pendidikan
patriot
download
download
download
persyaratan
beasiswa
PSDP
LPSE
pendidikan
innovasipanglimatni

Video TNI