GAM MASIH BRUTAL TEMBAKI TNI
Senin, 1 Agustus 2005 00:00:00 - Oleh : puspen - Dibaca : 563
Home » Nasional » GAM MASIH BRUTAL TEMBAKI TNI

Kelompok GAM yang sebelumnya telah menerima peringatan dari pemerintah RI dan petinggi GAM di luar negeri untuk tidak melakukan aktivitas apapun demi menjaga keamanan menjelang penandatanganan Kesepakatan Bersama antara RI dan GAM ternyata hanya memandang sebelah mata perintah tersebut. Keamanan yang ingin diciptakan oleh pemerintah RI di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam tersebut ternyata dipergunakan dan dimanfaatka oleh anggota GAM untuk menekan masyarakat dalam rangka memperoleh logistik dan dana. Niat baik TNI yang akan menarik pasukannya dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dalam waktu dekat ternyata dianggap sepele oleh anggota separatis tersebut

Hal ini terbukti dengan penghadangan yang dilakukan oleh anggota GAM terhadap pasukan TNI dari Batalyon Infanteri-712/WT yang sedang melakukan pergeseran pasukan di Kampung Cot Merbo Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Aceh Utara baru-baru ini. Pasukan TNI yang bergeser dari Pos Alue Sagening menuju Pos Merbo dalam rangka melaksanakan perintah pimpinan TNI dan pemerintah RI untuk menjaga keamanan menjelang penandatanganan Kesepakatan Bersama dengan GAM tersebut dihadang dan diberodong anggota GAM sejumlah lima belas orang bersenjata sepuluh pucuk campuran.
Anggota TNI yang telah diperintahkan untuk tidak melakukan tembakan tersebut hanya bisa menghindar dengan cara melarikan kendaraan dengan kecepatan penuh. Namun naas menimpa salah satu personel anggota TNI dari Batalyon Infanteri-712/WT bernama Kopda Yulius Darius yang saat itu berada dibagian belakang mobil. Korban tertembak di bagian tangan sebalah kanan. Melihat rekannya mengalami luka tembak, anggota TNI kemudian melakukan tembakan balasan sambil terus menghindar.

Anak Mayor TNI Kena Tembak.

Keganasan anggota GAM ternyata tidak hanya sampai disitu, dengan kekuatan 4 orang bersenjata lengkap dibawah Pimpinan Sim Panglima Sagoe Geumpang, melakukan penembakan terhadap mobil yang dikendarai oleh Mayor Czi Ramlan Kaset Denzibang-1/Iskandar Muda yang sedang dalam perjalanan bersama anaknya, Rizki (11) menuju Meulaboh Banda Aceh. Tepat di KM 8 di Desa Bangkeh Kecamatan Geumpang, korban dihadang dan ditembak dari jarak dekat. Korban yang dalam keadaan terjepit berusaha melarikan mobil dengan kecepatan tinggi. Namun naas bagi putra korban yang duduk dibelakang, Rizki yang saat itu tengah tidur terkena tembakan dibagian perut sebelah kanan. Saat ini korban telah dievakuasi ke RS.Sigli.

Baca "Nasional" Lainnya

Disiplin, Militansi, Semangat Nasionalisme, Patriotisme dan Nilai-Nilai Luhur Bangsa Menuju Indonesia Yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil Dan Makmur Perlu Lebih Ditingkatkan

Panglima TNI Jendral Moeldoko

Pengumuman

Polling

Informasi apa yang paling Anda butuhkan dari website ini ?

 
AGENDA KEGIATAN
pendidikan
patriot
download
download
download
persyaratan
beasiswa
PSDP
LPSE
pendidikan

Video TNI