72c48fd458ce9e91857e30ed00aff432.jpg

Lantamal VII Kupang Adakan Acara Sosialisasi Peraturan Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan dan Batas Wilayah Kepada Nelayan

Rabu, 8 November 2017 15:50:58 - Oleh : admin - Dibaca : 14 kali

Lantamal VII Kupang Adakan Acara Sosialisasi Peraturan Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan dan Batas Wilayah Kepada Nelayan

Bertempat di Kantor Lurah Namosain  di Jl. Pahlawan, kota Kupang-NTT dilaksanakan acara Sosialisasi Peraturan Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan dan Batas Wilayah Perairan di NTT. Acara sosialisasi ini diselenggarakan oleh BKKPN Provinsi NTT dan Lantamal VII Kupang, Rabu (08/11/2017).

Dalam sambutannya Kepala Kelurahan Namosain Bpk. Mikhael M. Gadja mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Lantamal VII dan BKKPN telah peduli dan memperhatikan tentang nasib nelayan kecil di daerah yang di pimpinnya, melalui Acara sosialisasi ini, diharapkan warga kelurahan Namosain yang berprofesi sebagai nelayan lebih tau tentang peraturan penangkapan ikan dan batas wilayah dilaut. Acara dilanjutkan sosialisasi dari Dinas BKKPN oleh Bpk. Hery B. Putra tentang Konservasi Taman Nasional Perairan Laut Sawu. Dijelaskan bahwa dalam wilayah konservasi TNP Laut Sawu dilarang dalam beberapa hal seperti penangkapan ikan, budidaya ikan dan penyelaman. yang diperkenankan hanya melintasi saja.

Selesai paparan dari BKKPN dilanjutkan paparan dari Kadispotmar Lantamal VII Letkol Laut (P) Dovian Isjafrin menjelaskan masalah yg krusial dan masih hangat-hangatnya yakni tentang penangkapan nelayan kupang oleh pihak Australia karena diduga melanggar batas wilayah. Seperti diketahui nelayan yang ditangkap pihak Australia sebanyak 5 orang nelayan itu adalah warga kelurahan Namosain. Diharapkan setelah diberikan sedikit penjelasan tentang batas wilayah, nelayan di kupang khususnya para nelayan di kelurahan Namosain mengerti tentang batas wilayah mana aja yg diperbolehkan dan tidak dalam penangkapan ikan.

Paparan terakhir adalah dari PSDKP Provinsi NTT yang dalam hal ini diwakili oleh Kasi Penegakan Hukum Bpk. Rasid R. Hanns. Dalam paparannya bapak rasid menjelaskan tentang penegakan hukum dibidang pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan serta aturan pemanfaatannya. Dijelaskan bahwa segala sesuatu yang berhubungan dengan penangkapan ikan dilaut dan media yang digunakan dalam penangkapan telah diatur dalam undang-undang.  Diharapkan kedepannya tidak ada lagi pelanggaran penangkapan ikan dilaut yang dilakukan oleh nelayan. Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Acara ini diikuti sekitar 30 orang Masyarakat Nelayan di wilayah kelurahan Namosain. Hadir dalam acara ini Kadispotmar Lantamal VII Letkol Laut (P) Dovian Isjafrin Kadiskum Lantamal VII Letkol Laut (KH) Sunaryadi Dansatkamla Lantamal VII Mayor Laut (P) Suharto, Perwakilan dari BKKPN, Perwakilan PSDKP Provinsi NTT dalam hal ini diwakili oleh Kasi Penegakan Hukum, Ketua HNSI Kota Kupang, Lurah Namosain dan perwira Diskum Lantamal VII Kupang

Panglima TNI bertekad membangun prajurit yang profesional, disiplin, militan dan rendah hati
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP
Pengumuman
Senin, 29 Januari 2018
Foto Panglima TNI
Jum`at, 5 Januari 2018
Baleho Sinergitas TNI dan Polri
Jum`at, 5 Januari 2018
Perintah Harian Panglima TNI
Rabu, 13 September 2017
Baleho Terbaru HUT ke-72 Tentara Nasional Indonesia
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Senin, 12 Februari 2018
Panglima TNI Perintahkan AL Berantas Peredaran Narkoba di Perbatasan
Senin, 12 Februari 2018
Panglima TNI: Indonesia Dijadikan Pasar bagi Pengedar Narkoba
Senin, 12 Februari 2018
Panglima TNI Tegaskan tak Main–Main Melawan Narkoba
Senin, 12 Februari 2018
Reaksi Panglima TNI Hadi Tjahjanto Soal Tangkapan Sabu 1 Ton: Pelaku Harus Ditindak Tegas
Sabtu, 10 Februari 2018
TNI AL Amankan Kapal Penyelundup 1 Ton Sabu di Selat Phillip