SERTIJAB ASLOG DAN ASKOMLEK PANGLIMA TNI
Kamis, 29 Juli 2010 00:00:00 - Oleh : puspen - Dibaca : 970
Home » Internal » SERTIJAB ASLOG DAN ASKOMLEK PANGLIMA TNI
SERTIJAB ASLOG DAN ASKOMLEK PANGLIMA TNI

PUSPEN TNI (29/7),- Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso  menerima pelaporan serah terima jabatan (Sertijab) Asisten Logistik (Aslog) Panglima TNI  dan Asisten Komunikasi dan Elektronika (Askomlek) Panglima TNI, di ruang Hening Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, (29/07).

Sertijab Aslog dan Askomlek Panglima TNI dilakukan berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor : Kep/ 291/ V / 2010  tanggal 10 Mei  2010. Kedua jabatan tersebut adalah, Aslog Panglima TNI dari Mayjen TNI Abdul Ghofur, S.E., kepada Mayjen TNI Hari Krisnomo, S.IP., sedangkan Askomlek Panglima TNI dari Laksda TNI Muryono kepada Laksda TNI Ir. Sudjiwo, M.Sc.  Mayjen TNI Hari Krisnomo, S.IP. sebelumnya adalah Pangdam VII/Wirabuana, sedangkan Laksda TNI Ir. Sudjiwo, M.Sc adalah Aspers Kasal.   Sementara itu, Mayjen TNI Abdul Ghofur, S.E., dan Laksda TNI Muryono akan mengakhiri masa pengabdiannya di lingkungan TNI.

Dalam amanatnya Panglima TNI menyatakan, bahwa pada hakekatnya serah terima jabatan merupakan proses dinamisasi dan pembinaan organisasi. Dari sisi dinamisasi organisasi, Sertijab merupakan keharusan dan kebutuhan dalam suatu rotasi jabatan, guna memelihara momentum, performance dan penyegaran organisasi, dalam mengemban tugas pokoknya. Sedangkan dari sisi pembinaan organisasi Sertijab merupakan bagian dari pembinaan personel dalam rangka regenerasi dan pengembangan karir, guna meningkatkan kapasitas, kapabilitas dan kualitas kinerja, sesuai peran, tugas pokok dan fungsinya dalam organisasi.

Untuk mencapai keberhasilan tugas pokok tersebut, harus mengikuti perkembangan situasi dunia yang semakin dinamis dan kompleks terutama dari sisi ekonomi, sosial budaya dan pertahanan khususnya berkaitan dengan bidang militer yang berkembang secara cepat. Perkembangan global seperti itu, sangat mempengaruhi kondisi dalam negeri. Krisis ekonomi yang berkepanjangan selama dasawarsa terakhir, masih dapat dirasakan dampaknya.  Dari perspektif pertahanan dan keamanan, hal tersebut turut mewarnai dinamika penugasan TNI di bidang Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang semakin meningkat dan bervariasi. Sementara di sisi lain, dukungan anggaran yang dialokasikan belum memadai. Maka keterbatasan anggaran akan sangat berpengaruh terhadap kesiapan operasional TNI.

Menurut Panglima TNI untuk menghadapi situasi demikian, pengelolaan dukungan bekal, pengadaan alat dan peralatan, pembangunan fasilitas dan konstruksi serta pelayanan kesehatan dan angkutan harus dilaksanakan secara baik dan benar, mulai dari tingkat satuan terendah sampai tingkat Mabes TNI, sehingga pada akhirnya TNI dapat melaksanakan peran, tugas pokok dan fungsinya dengan optimal.  Hal ini merupakan tuntutan agar menjadi budaya kerja di jajaran TNI dengan melaksanakan kebijakan tertib administrasi di semua level dengan sebaik-baiknya. Disamping itu dalam era teknologi informasi dan komunikasi ke depan, peperangan elektronika dengan pihak lain merupakan tantangan dan ancaman yang secara berlanjut harus diantisipasi melalui observasi dan penindaklanjutan terhadap kapasitas dan kapabilitas pihak lain.

Dalam Sertijab tersebut, Panglima TNI menyampaikan atensi dan harapan sebagai berikut : Pertama : optimalkan penggunaan dukungan logistik TNI secara efektif dan efisien melalui mekanisme pengawasan secara ketat, disiplin dan konsisten. Kedua:  tingkatkan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi seiring perkembangan komunikasi dan elektronika yang berkembang dengan pesat, sehingga TNI mampu menggelar Siskomsat TNI yang ideal dalam memonitor seluruh wilayah NKRI. Ketiga: tingkatkan terus pelaksanaan kebijakan tertib administrasi dalam rangka membangun dan mewujudkan budaya kerja TNI yang baik, benar, dan bersih.

Hadir pada acara tersebut Irjen TNI Letjen TNI M. Noer Muis, S.IP., M.Sc., Dansesko TNI Laksdya TNI Moekhlas Sidik, M.P.A., para Asisten Panglima TNI, Kapuspen TNI Mayjen TNI Aslizar Tanjung, S.E.,MBA., dan segenap pejabat teras TNI lainnya.

Baca "Internal" Lainnya

Disiplin, Militansi, Semangat Nasionalisme, Patriotisme dan Nilai-Nilai Luhur Bangsa Menuju Indonesia Yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil Dan Makmur Perlu Lebih Ditingkatkan

Panglima TNI Jendral Moeldoko

Pengumuman

Selasa, 5 Februari 2013
Lambang Mabes TNI Yang Baru
Kamis, 31 Mei 2012
Call Center

Polling

Informasi apa yang paling Anda butuhkan dari website ini ?

 
AGENDA KEGIATAN
pendidikan
patriot
download
download
download
persyaratan
beasiswa
PSDP
LPSE
pendidikan

Video TNI