SERAH TERIMA JABATAN PANGLIMA TNI JAKARTA, 2 OKTOBER 2010
Sabtu, 2 Oktober 2010 00:00:00 - Oleh : puspen - Dibaca : 475
Home » Amanat » SERAH TERIMA JABATAN PANGLIMA TNI JAKARTA, 2 OKTOBER 2010

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam sejahtera untuk Kita Semua,

Yang Terhormat Panglima TNI, Para Pimpinan Lembaga Tinggi Negara, Para Menteri dan Kapolri,

Para Kas Angkatan, Para Duta Besar Negara Sahabat, hadirin dan undangan, yang Saya Hormati,

Para Perwira, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Nege­ri Sipil TNI serta Segenap Peserta Upacara yang Saya Banggakan,

Pada hari bersejarah ini, terlebih dahulu marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala ridho dan karunia-Nya kepada kita sekalian, sehingga pada hari ini kita dapat mengikuti Upacara Serah Terima Jabatan Panglima Tentara Nasional Indonesia, dalam keadaan sehat wal’afiat.

Hari ini secara resmi, saya telah menyerahkan tugas dan tanggung jawab jabatan Panglima TNI kepada Laksamana TNI Agus Suhartono SE. Berkaitan dengan itu, perkenankan saya mengucapkan selamat dan rasa bangga atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Laksamana untuk memim­pin TNI.

Meskipun tantangan tugas ke depan sungguh tidak semakin ringan, namun saya percaya, dengan pengalaman tugas, kepemimpinan dan dedikasi yang tinggi, Laksamana akan mencapai sukses dalam memimpin TNI.

Hadirin, Undangan dan peserta upacara yang saya hormati,

          Saya mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai Panglima TNI kurang lebih selama 2 tahun 9 bulan dan saya bersyukur pada Tuhan Yang Maha Kuasa, dapat menyelesaikan tugas tersebut/itu dan sekaligus mengakhiri darma bakti saya sebagai prajurit TNI pada hari ini dengan selamat.

          Selama menjadi Panglima TNI saya telah berupaya sekuat tenaga, agar TNI mampu melaksanakan tugas menjaga kedaulatan negara dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai bersama serta keselamatan bangsa.

          Namun demikian, begitu kompleksnya permasalahan yang dihadapi TNI, dengan jujur saya akui bahwa apa yang telah saya kerjakan masih belum optimal dan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Laksamana TNI Agus Suhartono,S.E selaku Panglima TNI yang baru.

 Para Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil TNI serta Segenap Peserta Upacara Sekalian,

Dihadapkan kepada tantangan tugas kedepan yang semakin berat dan kompleks, TNI harus membangun kekuatan dan kemampuannya dengan didukung alut sista modern.

Namun demikian, alut sista yang modern tidak akan berarti apabila tidak disertai dengan upaya memelihara dan meningkatkan militansi prajurit TNI.

Menurut pandangan saya, militansi prajurit TNI itu, adalah prajurit yang memiliki keunggulan moral, pantang menyerah dan rela berkorban serta senantiasa bersama dan bersatu dengan rakyat.

Inilah landasan militansi prajurit TNI, yang telah dicontohkan oleh Bapak TNI, Panglima Besar Jenderal Besar Sudirman.

Oleh sebab itu, dalam membangun TNI ke depan, haruslah tetap bertumpu pada “jatidiri” TNI yang kokoh dan tangguh sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional.

Pada hemat saya, jatidiri itu pada akhirnya harus memancarkan tiga peran TNI, yang saya sebut dengan “Tri Sula” TNI, yakni, TNI sebagai kekuatan pertahanan yang militan dan profesional ; sebagai kekuatan moral bangsa yang tangguh dan dedikatif ; serta sebagai kekuatan kultural masyarakat yang mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan nasional.

Para Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil TNI serta Segenap Peserta Upacara Sekalian,

Seiring dengan berakhirnya masa tugas saya sebagai Panglima TNI, dan diangkatnya Laksamana Agus Suhartono, SE, sebagai Penglima TNI, saya berharap kepada seluruh prajurit dan PNS TNI, untuk lebih mengerahkan segala dedikasi dan loyalitas, guna mendukung tugas Panglima TNI, demi terjaminnya pencapaian sasaran dan tugas pokok TNI.

Selanjutnya, dengan segala ketulusan dan dengan bangga saya sampaikan rasa hormat, terima kasih dan penghargaan yang tinggi, kepada seluruh Perwira, Bintara dan Tamtama, serta PNS TNI beserta keluarga, di manapun sedang bertugas dan berada, atas dedikasi, loyalitas dan pengorbanan yang telah dibe­rikan kepada saya selama menjabat Panglima TNI.

Ucapan yang sama, secara tulus saya sampaikan kepada seluruh keluarga prajurit TNI atas segala pengertian, pengorbanan dan dorongan moril yang memungkinkan para prajurit TNI da­pat berkonsentrasi melaksanakan tugasnya.

Pada kesempatan ini pula, izinkan saya menyampaikan rasa hormat, terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepa­da para sesepuh dan senior TNI, atas segala dukungan, dorongan, bantuan dan do’a restu yang telah diberikan selama saya bertugas.

Para Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil TNI serta Segenap Peserta Upacara Sekalian,

            Sebelum mengakhiri sambutan ini,  saya ingin menyampaikan beberapa pesan dan harapan, sebagai berikut :

          Pertama, marilah kita senantiasa memantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai landasan moral dan etika dalam pelaksanaan tugas, kehidupan prajurit, kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

          Kedua, ingatlah, tugas tentara itu berkaitan langsung dengan tegak atau runtuhnya negara, bersatu atau bercerainya bangsa. Oleh karena itu tempatkan tugas diatas segala-galanya, karena tugas adalah amanah/kepercayaan kehormatan dan kebanggaan. Kobarkan terus semangat pantang menyerah, rela berkorban, keunggulan moral serta senantiasa bersama dan bersatu dengan rakyat dalam setiap pelaksanaan tugas.

Ketiga, marilah kita senantiasa menjunjung tinggi nilai dan semangat kebangsaan demi tetap kokohnya persatuan dan kesatuan bangsa serta tetap tegaknya kedaulatan Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.    

              Keempat, saya berharap TNI senantiasa mampu menjaga dan memantapkan soliditas dan solidaritas TNI sebagai pilar persatuan dan persatuan bangsa.

Kelima, marilah terus senantiasa meningkatkan kemanunggalan TNI - rakyat sebagai roh TNI dalam upaya pertahanan negara, mempererat persatuan dan kesatuan bangsa serta dalam mengatasi kesulitan masyarakat.

Para hadirin dan undangan serta peserta upacara sekalian.

Sebelum mengakhiri sambutan ini, sebagai manusia biasa, tentu tidak terlepas dari kesalahan dan kekhilafan. Untuk itu pada kesempatan yang baik ini, saya beserta keluarga dengan segala ketulusan dan kerendahan hati, menyampaikan permohonan maaf, yang setulus-tulusnya.

Ibarat sebuah perjalanan panjang, setelah 38 tahun saya bertugas mengarungi medan pengabdian sebagai prajurit TNI, kini telah sampai saat memasuki masa purnawira.

Untuk itu dalam kesempatan yang berharga ini, ijinkan saya mohon diri dan mohon do’a restu, dalam menempuh masa purnawira.

 Lanjutkan perjuangan dan terus-lah berjuang. Tidak ada kata lelah dan menyerah ; tidak ada pula batas akhir pengabdian bagi prajurit TNI, dalam menjaga dan membela kedaulatan dan kehormatan bangsa.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan, bimbingan dan perlindungan kepada kita sekalian dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara Indonesia yang sangat kita cintai bersama.

Sekian dan terima kasih

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Hormat saya

 

Djoko Santoso

Jenderal TNI

 

Baca "Amanat" Lainnya

Disiplin, Militansi, Semangat Nasionalisme, Patriotisme dan Nilai-Nilai Luhur Bangsa Menuju Indonesia Yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil Dan Makmur Perlu Lebih Ditingkatkan

Panglima TNI Jendral Moeldoko

Pengumuman

Kamis, 10 Juli 2014
Pengumuman Lelang Pusdalops TNI
Selasa, 5 Februari 2013
Lambang Mabes TNI Yang Baru
Kamis, 31 Mei 2012
Call Center

Polling

Informasi apa yang paling Anda butuhkan dari website ini ?

 
AGENDA KEGIATAN
pendidikan
patriot
download
download
download
persyaratan
beasiswa
PSDP
LPSE
pendidikan

Video TNI