BERDUKA DENGAN TEWASNYA DUA TENTARA DI PAPUA
Senin, 17 April 2006 00:00:00 - Oleh : puspen - Dibaca : 772
Home » Opini » BERDUKA DENGAN TEWASNYA DUA TENTARA DI PAPUA

         Sungguh sangat memilukan nasib dua tentara kita yang meninggal dunia di Papua, ketika diserang oleh sekelompok anggota separatis Papua Merdeka. Apalagi saat itu keduanya prajurit TNI itu sedang melaksanakan tugas mulia yakni kegiatan kemanusiaan melaksanakan pengobatan massal bersama-sama dengan sejumlah mahasiswa di Kabupaten Keerom Papua.

          Sudah sewajarnya kedua prajurit TNI yang tewas yaitu Sertu Basuri Ahmad dan Pratu Sukarno Hadi mendapatkan anugerah yang setimpal dengan jasa-jasanya, dan menurut saya perlu mendapatkan anugerah pahlawan dengan segala perlakuannya.

          Pendapat saya ini perlu saya sampaikan melalui Forum Aspirasi Publik di surat kabar Pelita, karena selama ini kita sering melupakan jasa-jasa para prajurit yang jelas-jelas sangat besar pengorbanannya, sampai mempertaruhkan nyawanya. Dan dewasa ini ada kecenderungan kita kurang dapat menghargai jasa para pahlawan secara proporsional.

          Lebih parah lagi kalau kita beranggapan bahwa meninggalnya kedua tentara itu merupakan resiko profesi, meskipun kita tahu bahwa mereka memang profesinya adalah tentara. Tetapi mereka bukanlah tentara bayaran, mereka adalah tentara pejuang, tentara rakyat, tentara nasional yang saat kejadian benar-benar sedang melaksanakan tugas negara dan sedang melaksanakan kegiatan kemanusiaan. Sebagai bangsa yang beradab dan terkenal santun, tentunya kita harus mau membalas jasa-jasanya.

          Hal ini perlu saya ingatkan karena biasanya rasa keprihatinan kita hanya bersifat sesaat saja, tidak pernah memikirkan proses kelanjutannya utamanya bagi keluarga yang ditinggalkannya. Karena sering kita dengar berita adanya kesulitan-kesulitan hidup keluarga prajurit, saat prajurit yang selama ini menjadi penopang kelangsungan hidup ini meninggal dunia. Dalam menghargai seorang pahlawan semestinya tidak hanya terbatas saat pemakaman jenazah saja, tetapi yang lebih utama adalah kita peduli terhadap keluarga yang ditinggalkannya. Semoga arwah kedua prajurit TNI yang meninggal dunia karena serbuan dari OPM itu diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa. Amin. (Pelita, 17/04/2006)

Baca "Opini" Lainnya

Disiplin, Militansi, Semangat Nasionalisme, Patriotisme dan Nilai-Nilai Luhur Bangsa Menuju Indonesia Yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil Dan Makmur Perlu Lebih Ditingkatkan

Panglima TNI Jendral Moeldoko

Pengumuman

Selasa, 5 Februari 2013
Lambang Mabes TNI Yang Baru
Kamis, 31 Mei 2012
Call Center

Polling

Informasi apa yang paling Anda butuhkan dari website ini ?

 
AGENDA KEGIATAN
pendidikan
patriot
download
download
download
persyaratan
beasiswa
PSDP
LPSE
pendidikan

Video TNI