Dua Kapal Perang TNI AL Terbakar
Selasa, 9 Oktober 2012 14:51:59 - Oleh : admin - Dibaca : 1124
Home » Diklat » Dua Kapal Perang TNI AL Terbakar
Dua Kapal Perang TNI AL Terbakar

LANTAMAL V (9/10),- Untuk melatih pertahanan,ketangkasan dan keterampilan para prajurit TNI AL khususnya prajurit Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) V menggembleng segenap prajuritnya dengan menyelenggarakan latihan pertahanan Pangkalan. Tujuan digelarnya latihan ini adalah untuk mempertahankan dan meningkatkan kesiapan komponen dan profesionalisme prajurit matra laut dalam menghadapi dan mengatasi gangguan dari negara lain dalam mempertahankan NKRI.

Pada latihan ini melibatkan berbagai unsur yaitu Ambulance dari Diskes dan Rumkital Dr. Oepomo Lantamal V, PMK, Pomal Lantamal V, pelatihan disimulasikan dengan terbakarnya KRI Banjarmasin-592 dan KRI Sultan Iskandar muda-367, karena terkena serangan udara. Dengan kesiap siagaannya TD Lawu dan TD Bromo, yang bergerak dari dua arah buritan dan lambung kiri KRI SIM sedangkan dari dermaga tidak kalah cekatannya Tim pemadam kebakaran Lantamal V beraksi cepat untuk menjinakkan sijago merah yang hampir separuh membakar buritan KRI SIM-367. Kurang lebih memakan waktu satu jam sijago merah akihirnya dapat dijinakan. Tim pengamanan cek keamanan lokasi, disusul tim Medis melaksanakan Evakuasi terhadap korban, dari insiden tersebut mengakibatkan tiga korban. Ketiga korban tersebut satu di evakuasi lewat udara sedangkan dua lainnya dievakuasi lewat darat. Lewat udara yaitu atas nama KLS Heri (25) luka dengan usus terburai kena serpihan metraliur dievakuasi dengan Helly dari Skuadron udara 400 NV – 412, sedangkan lewat darat yaitu KLS Zaenal (25) luka tembak dada sebelah kanan dan KLS A.Supriyanto (24) luka patah tulang tertutup dievakuasi dengan menggunakan Ambulan Lantamal V menuju Rumah Sakit RSAL Dr. Ramelan Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis.

secara bersamaan pula diadakan latihan gelar pasukan Armada Jaya XXXI/12 di Armada Timur (Armatim) yang dipimpin langsung oleh orang nomor satu di Angkatan Laut.

Latihan Armada Jaya yang dilaksanakan secara besar-besaran di perairan Indonesia Kawasan Timur dan acara puncak dilaksanakan operasi amfibi berupa pendaratan pasukan pendarat Marinir di Sangata, Kalimantan Timur. Latihan Armada Jaya ke XXXI/12 mencakup seluruh kesenjataan TNI Angkatan Laut yang tergabung dalam Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) yaitu kapal perang, pesawat udara, Marinir dan Pangkalan.

Pada latihan ini Angkatan Laut mengerahkan 35 kapal perang dan diantaranya 10 dari kapal perang tersebut akan melaksanakan uji coba penembakan peluru kendali seperti rudal Yakhont, rudal Excocet MM 40, rudal C-802 dari kapal atas air dengan sasaran kapal permukaan. Demikian pula kendaraan tempur dan persenjataan berat Marinir lengkap dengan logistik perang.

Manuver lapangan Armada Jaya XXXI/12 yang dimulai pada hari selasa tanggal 9 s.d 22 Oktober 2012, secara kwantitas kurang lebih mengerahkan 5.500 personel, 35 kapal perang, enam pesawat udara satu batalyon pesawat tempur pasukan pendarat.

Kesuksesan latihan ini merupakan salah satu indikator bahwa TNI AL siap mempertahankan kedaulatan dan keutuhan NKRI dari setiap ancaman di manapun dan kapanpun.

Baca "Diklat" Lainnya

Disiplin, Militansi, Semangat Nasionalisme, Patriotisme dan Nilai-Nilai Luhur Bangsa Menuju Indonesia Yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil Dan Makmur Perlu Lebih Ditingkatkan

Panglima TNI Jendral Moeldoko

Pengumuman

Polling

Informasi apa yang paling Anda butuhkan dari website ini ?

 
AGENDA KEGIATAN
pendidikan
patriot
download
download
download
persyaratan
beasiswa
PSDP
LPSE
pendidikan

Video TNI