AMANAT PANGLIMA TNI PADA UPACARA BENDERA 17-AN TANGGAL 18 FEBRUARI 2013
Senin, 18 Februari 2013 12:56:42 - Oleh : admin - Dibaca : 3497
Home » Amanat » AMANAT PANGLIMA TNI PADA UPACARA BENDERA 17-AN TANGGAL 18 FEBRUARI 2013
AMANAT PANGLIMA TNI PADA UPACARA BENDERA 17-AN TANGGAL 18 FEBRUARI 2013

PARA PERWIRA, BINTARA DAN TAMTAMA, SERTA PEGAWAI NEGERI SIPIL TNI, YANG SAYA CINTAI DAN SAYA BANGGAKAN,

SELAKU INSAN YANG BERIMAN DAN BERTAKWA, TERLEBIH DAHULU MARILAH KITA SENANTIASA MEMANJATKAN PUJI SYUKUR KE HADIRAT TUHAN YANG MAHA ESA, ATAS LIMPAHAN RAHMAT DAN KARUNIA-NYA, SEHINGGA KITA DAPAT MELAKSANAKAN "UPACARA PENGIBARAN BENDERA" DI BULAN FEBRUARI TAHUN 2013, DALAM KEADAAN SEHAT WAL'AFIAT.

PARA PERWIRA, BINTARA DAN TAMTAMA, SERTA SEGENAP PEGAWAI NEGERI SIPIL TNI YANG SAYA CINTAI,

MENCERMATI PERJALANAN PENGABDIAN DAN PELAKSANAAN TUGAS PADA TAHUN 2012 LALU, KITA PATUT BERSYUKUR KARENA PEMBANGUNAN NASIONAL MENUNJUKKAN HASIL YANG POSITIF DAN MENUJU KE ARAH YANG KITA HARAPKAN. KEMAJUAN PEMBANGUNAN EKONOMI TELAH MENDORONG TERWUJUDNYA HARAPAN BESAR TERHADAP PENINGKATAN KESEJAHTERAAN RAKYAT SEHINGGA MENJADI LEBIH BAIK DIBANDINGKAN TAHUN SEBELUMNYA.

SEIRING DENGAN HAL ITU, SITUASI KEAMANAN DALAM NEGERI PUN TERUS TERJAGA DENGAN BAIK, YANG INDIKASINYA DAPAT KITA LIHAT DARI MENINGKATNYA UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN TERHADAP TERJADINYA AKSI TERORISME, MAUPUN TERHADAP MUNCULNYA GANGGUAN KAMTIBMAS LAIN DI TANAH AIR, MESKIPUN MASIH TETAP BERSIFAT POTENSIAL.

DI SAMPING ITU, DITINJAU DARI ASPEK PERTAHANAN NEGARA, KEMAMPUAN DAN PROFESIONALITAS TNI JUGA SEMAKIN MENINGKAT. PEMBANGUNAN TNI YANG DILAKSANAKAN SESUAI KONSEP MINIMUM ESSENTIAL FORCE~MEF DITUJUKAN UNTUK MENGEMBANGKAN TNI YANG TIDAK SAJA TERLATIH, NAMUN JUGA MEMILIKI TINGKAT KESIAPAN YANG MEMADAI DALAM PENUGASAN, DIDUKUNG DENGAN UPAYA MODERNISASI KEKUATAN DAN ALAT UTAMA SISTEM PERSENJATAAN.

BERBAGAI DINAMIKA DAN KERIUHAN DALAM PENGADAAN ALUTSISTA TNI SELAMA TIGA TAHUN BELAKANGAN INI, SEMAKIN MEMBERIKAN KEDEWASAAN PERAN BAGI TNI, SEKALIGUS HIKMAH YANG CUKUP BERARTI. NAMUN YANG PASTI, BAHWA KESUNGGUHAN PEMERINTAH SAAT INI DALAM MENATA PERTAHANAN DAN KEAMANAN NEGARA, TIDAK HANYA DIPROYEKSIKAN UNTUK MENGHADAPI MUSUH DARI LUAR, TETAPI JUGA SECARA CERDAS PEMERINTAH TELAH MENYIAPKAN KEMUNGKINAN BERKEMBANGNYA PERANG HIBRIDA DAN MASALAH TERORISME DI DALAM NEGERI.

DEWASA INI, BEBERAPA NEGARA MAJU TELAH MENGARAHKAN PERHATIAN SECARA KHUSUS KEPADA TREN BARU ANCAMAN, YANG POPULER DISEBUT SEBAGAI PERANG HIBRIDA~HYBRID WAR, YAITU SEBUAH STRATEGI MILITER YANG MEMADUKAN ANTARA PERANG KONVENSIONAL, PERANG YANG TIDAK TERATUR DAN ANCAMAN CYBER WARFARE, BAIK BERUPA SERANGAN NUKLIR, SENJATA BIOLOGI DAN KIMIA, ALAT PELEDAK IMPROVISASI DAN PERANG INFORMASI.

OLEH KARENA ITU, MENGHADAPI KEMUNGKINAN ANCAMAN PERANG HIBRIDA TERSEBUT, TNI HARUS MAMPU MERESPON DAN SEGERA BERADAPTASI DENGAN SITUASI YANG BERKEMBANG AGAR DAPAT MENGANTISIPASI SERTA MENGATASINYA SECARA LEBIH CEPAT DAN TEPAT.

SEBAGAI CONTOHNYA, PENGADAAN PESAWAT TEMPUR SERGAP SUPER TUCANO YANG SEJALAN DENGAN PENGADAAN PESAWAT COUNTER INSURGENCY (COIN) TNI AU, GUNA MENGANTISIPASI KEMUNGKINAN BERKEMBANGNYA AKSI INSURJENSI DAN/ATAU AKSI TERORISME, DEMIKIAN PULA PEMBELIAN DAN PENGADAAN ALUTSISTA MATRA DARAT DAN LAUT YANG DIMAKSUDKAN PULA UNTUK MENGHADAPI ANCAMAN PERANG HIBRIDA TERSEBUT.

DALAM KAITAN ITU, MEMPERHATIKAN MASALAH TERORISME DI INDONESIA, WALAU KINI TERORISME MERUPAKAN SALAH SATU ANCAMAN YANG MASIH TERKENDALI DAN TERJADI SECARA SPORADIS, NAMUN KITA HARUS TETAP WASPADA DAN MEMANDANG BAHWA SEKECIL APAPUN AKSI TERORISME ADALAH GANGGUAN TERHADAP RASA AMAN MASYARAKAT DAN GANGGUAN TERHADAP PROSES PEMBANGUNAN NASIONAL.

SEHUBUNGAN DENGAN PERKEMBANGAN ANCAMAN TERORISME TERSEBUT, KITA BERHARAP SEMUA KOMPONEN BANGSA MEMILIKI NALURI KEAMANAN DAN FOKUS PADA UPAYA PENCEGAHAN, SERTA PENANGGULANGAN TERORISME MELALUI AKSI KEPEDULIAN DAN KEWASPADAAN TERHADAP SITUASI LINGKUNGANNYA, KARENA UNSUR TERORIS DI INDONESIA KINI BERALIH KE ARAH SERANGAN TRADISIONAL DALAM MEMPERJUANGKAN IDEOLOGI SESUAI DENGAN KEPENTINGANNYA.

SEGENAP PRAJURIT DAN PNS TNI, YANG SAYA CINTAI DAN SAYA BANGGAKAN,

BERKAITAN DENGAN PERKEMBANGAN TERSEBUT, SAYA BERHARAP KEPADA SELURUH JAJARAN TNI UNTUK TETAP MENJAGA KESIAPSIAGAAN DENGAN SENANTIASA MENINGKATKAN KEMAMPUAN, BAIK ASPEK KEMAMPUAN ANALISIS, MAUPUN ASPEK KAPASITAS SERTA KAPABILITAS PERSONEL DAN SATUAN, DIHADAPKAN KEPADA PERKEMBANGAN FENOMENA YANG TERJADI.

UNTUK ITU, KATA "KETERPADUAN, KOORDINASI DAN KOMUNIKASI" ANTAR MATRA DAN DENGAN SEGENAP INSTITUSI TERKAIT, MERUPAKAN KATA KUNCI YANG PALING PENTING. SEMAKIN KUAT KETERPADUAN DAN KOORDINASI YANG DILAKUKAN, MAKA UPAYA YANG DITEMPUH DALAM MENGATASI SEGALA PERMASALAHAN DI DAERAH AKAN SEMAKIN EFEKTIF, SEBAGAIMANA YANG DIAMANATKAN OLEH UNDANG-UNDANG NOMOR 34 TAHUN 2004 TENTANG TNI, DAN DIOPERASIONALKAN SESUAI INSTRUKSI PRESIDEN NOMOR 2 TAHUN 2013, DALAM PENANGANAN GANGGUAN KEAMANAN SECARA TERPADU, TERMASUK KONFLIK SOSIAL DAN TERORISME.

OLEH KARENA ITU, DALAM RANGKA OPTIMALISASI PERAN DAN TUGAS TNI DI TAHUN 2013, SAYA BERHARAP KEPADA SELURUH PIMPINAN SATUAN DI JAJARAN TNI UNTUK TERUS MENDESIMINASIKAN DAN MENSOSIALISASIKAN "LIMA BELAS BUTIR KEBIJAKAN PANGLIMA TNI", YANG TELAH DITETAPKAN PADA RAPIM TNI 2013, DAN MENJABARKANNYA DALAM PROGRAM KERJA SATUAN PADA TATARAN PRAKSIS, SESUAI KONDISI DAN KARAKTER DAERAH MASING-MASING.

PARA PRAJURIT DAN PNS TNI, YANG SAYA BANGGAKAN,

MENGAKHIRI AMANAT INI, GUNA MENGEFEKTIFKAN PELAKSANAAN TUGAS-TUGAS KE DEPAN, SAYA INGIN MENYAMPAIKAN BEBERAPA ATENSI DAN HARAPAN UNTUK DIJADIKAN PEDOMAN DALAM SETIAP PELAKSANAAN TUGAS, SEBAGAI BERIKUT:

PERTAMA, TINGKATKAN KEIMANAN DAN KETAKWAAN KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA, SEBAGAI WUJUD AMALIAH NYATA DARI SAPTA MARGA DAN SUMPAH PRAJURIT, SEKALIGUS SEBAGAI LANDASAN MORAL DAN ETIKA DALAM PELAKSANAAN TUGAS.

KEDUA, JAGA DAN TINGKATKAN SOLIDITAS DAN SOLIDARITAS, BAIK INTERNAL SATUAN DAN ANTAR ANGKATAN MAUPUN DENGAN KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA, SERTA SELURUH KOMPONEN BANGSA LAINNYA SEBAGAI FONDASI TERWUJUDNYA SOLIDITAS DAN SOLIDARITAS NASIONAL.

KETIGA, PEGANG TEGUH DAN AMALKAN KOMITMEN "NETRALITAS TNI" DALAM MENYIKAPI DINAMIKA KEHIDUPAN POLITIK, DAN DALAM MENANGANI PERSOALAN SOSIAL DENGAN MENGEDEPANKAN "KETERPADUAN, KOORDINASI DAN KOMUNIKASI" DENGAN SEGENAP INSTANSI TERKAIT.

KEEMPAT, PEGANG TEGUH DISIPLIN DAN LOYALITAS, SERTA AMALKAN SECARA NYATA SETIAP BUTIR "DELAPAN WAJIB TNI", DI TENGAH KEHIDUPAN MASYARAKAT YANG SEDANG MENGALAMI DINAMIKA PERUBAHAN. HORMATI SETIAP NILAI "KEARIFAN LOKAL" DI MANAPUN PARA PRAJURIT DAN PNS TNI BERTUGAS DAN BERADA, GUNA SEMAKIN MEMANTAPKAN "KEMANUNGGALAN" TNI-RAKYAT, DI ATAS SEMANGAT BHINEKA TUNGGAL IKA.

ELEMINASI TINDAKAN PRIMITIF, BRUTAL, MAIN HAKIM SENDIRI, SIKAP REAKTIF BERLEBIHAN, SEHINGGA TIDAK PERLU TERJADI LAGI TINDAK KEKERASAN YANG DAPAT MENCIDERAI "KEMANUNGGALAN TNI-RAKYAT."

KELIMA, LAKSANAKAN OPTIMALISASI PERAN TNI DALAM KONTEKS PEMBERDAYAAN WILAYAH PERTAHANAN, WILAYAH PERBATASAN DAN PULAU TERDEPAN SECARA TERKOORDINASI BERSAMA PEMERINTAH DAERAH, KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN DAERAH TERTINGGAL, BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN BNPP DAN INSTANSI TERKAIT LAINNYA DI DAERAH, DALAM RANGKA MEMBANTU PERCEPATAN PEMBANGUNAN NASIONAL, KHUSUSNYA PEMBANGUNAN YANG DAPAT MENYENTUH LANGSUNG KEPADA KEBUTUHAN MASYARAKAT.

AKHIRNYA, MARILAH KITA MEMANJATKAN DOA KE HADIRAT TUHAN YANG MAHA ESA, SEMOGA SENANTIASA MELIMPAHKAN BIMBINGAN, PETUNJUK DAN KEKUATAN KEPADA KITA SEKALIAN DALAM MELANJUTKAN TUGAS DAN PENGABDIAN KEPADA BANGSA DAN NEGARA, YANG AMAT KITA CINTAI.

 

 

SELAMAT MELANJUTKAN TUGAS,

SEKIAN DAN TERIMA KASIH.

 

 PANGLIMA TNI,

 

 

    AGUS SUHARTONO, S.E.

LAKSAMANA TNI

Baca "Amanat" Lainnya

Disiplin, Militansi, Semangat Nasionalisme, Patriotisme dan Nilai-Nilai Luhur Bangsa Menuju Indonesia Yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil Dan Makmur Perlu Lebih Ditingkatkan

Panglima TNI Jendral Moeldoko

Pengumuman

Selasa, 5 Februari 2013
Lambang Mabes TNI Yang Baru
Kamis, 31 Mei 2012
Call Center

Polling

Informasi apa yang paling Anda butuhkan dari website ini ?

 
AGENDA KEGIATAN
pendidikan
patriot
download
download
download
persyaratan
beasiswa
PSDP
LPSE
pendidikan

Video TNI