Helly Puma TNI AU HT-3318 Ditembak Saat Melaksanakan Misi Evakuasi
Selasa, 26 Februari 2013 13:23:53 - Oleh : admin - Dibaca : 585
Home » Berita Operasional » Helly Puma TNI AU HT-3318 Ditembak Saat Melaksanakan Misi Evakuasi
Helly Puma TNI AU HT-3318 Ditembak Saat Melaksanakan Misi Evakuasi

DISPENAU (26/2),- Sebuah Pesawat Helly Puma SA-330 dengan Nomor Ekor HT-3318 telah ditembak oleh Orang Tidak Dikenal (OTK), pada pukul 8.15 WIT pagi di Helipad Lapangan Koramil Distrik Sinak Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Jumat (22/02). Kapten pilot pesawat ini adalah Mayor Pnb Asep Wahyu W dan Copilot Kapten Pnb Tatag Onne S serta 4 (empat) orang crew. Peristiwa ini terjadi ketika pesawat sedang menunggu korban penembakan di Helipad Lapangan Koramil Distrik Sinak Mulia Kabupaten Puncak Jayapura untuk dibawa ke bandara Mulia. Pesawat ini sedang melaksanakan misi untuk melaksanakan evakuasi terhadap korban penembakan terhadap anggota TNI di Sinap yang terjadi sehari sebelumnya.

Sehari sebelumnya tangal 21 Februari 2013 pesawat Helikopter ini berangkat dari Sentani pada pukul 13.20 WIT, namun gagal mendarat di Sinak karena cuaca kurang baik. Pada Jumat pada pukul 07.48 pagi karena cuaca membaik helikopter terbang ke Sinak Helikopter mendarat pada pukul 8.15 WIT pagi dimana para Crew tetap berada dalam pesawat dan tidak mematikan mesinnya menunggu kedatangan para korban. Namun sebelum korban berhasil dimasukkan dalam Helikopter yang menunggu di lapangan Koramil terjadi penembakan terhadap Helikopter ini.

Penembakan tersebut mengenai bagian kaca samping kanan depan dari cockpit pesawat dan merusak salah satu bagian dari sistem autopilot meskipun tidak mengganggu fungsi alat tersebut dan performance terbang pesawat. Tembakan ini juga melukai tangan kiri Lettu Tek Amang Rosadi. Sementara kedua penerbang tidak mengalami cidera. Penerbang membatalkan misi evakuasi dan segera kembali ke bandara Mulia.

Setelah melakukan pemeriksaan dan secara tehnis pesawat dinyatakan masih laik terbang meskipun ada bagian pesawat tertembak. Komandan Lanud Jayapura Kolonel Pnb D. Yudhanardi mohon kepada Kolakops TNI agar pesawat diijinkan kembali ke Jayapura dengan alasan perkembangan situasi operasi dimana pesawat Helikopter dan Awaknya memerlukan perbaikan dan perawatan. Selanjutnya pada pukul 10.20 WIT, helikopter Puma kembali ke Lanud Jayapura Sentani.

Helikopter berangkat menuju Sentani sambil membawa dua korban penembakan di Distrik Tingginambut yaitu Lettu Inf Reza, dan jenazah Pratu Wahyu Bowo untuk diterbangkan ke hanggar Helly Lanud Jayapura. Pesawat mendarat pada pukul 11.45 WIT. Para korban termasuk Lettu Tek Amang Rosadi selanjutnya dibawa dengan kendaraan darat untuk mendapat tindakan medis di Rumah Sakit TNI AD Marthen Indey Jayapura.

Baca "Berita Operasional" Lainnya

Disiplin, Militansi, Semangat Nasionalisme, Patriotisme dan Nilai-Nilai Luhur Bangsa Menuju Indonesia Yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil Dan Makmur Perlu Lebih Ditingkatkan

Panglima TNI Jendral Moeldoko

Pengumuman

Selasa, 22 April 2014
Pengumuman Lelang Pusdalops.
Selasa, 5 Februari 2013
Lambang Mabes TNI Yang Baru
Kamis, 31 Mei 2012
Call Center

Polling

Informasi apa yang paling Anda butuhkan dari website ini ?

 
AGENDA KEGIATAN
patriot
download
download
download
persyaratan
beasiswa
PSDP
LPSE
pendidikan

Video TNI