Latgab TNI 2013, Ratusan Ton Besi di Atas Besi Tetap Bisa Mengapung?
Senin, 13 Mei 2013 06:41:26 - Oleh : admin - Dibaca : 848
Home » Latihan Gabungan TNI » Latgab TNI 2013, Ratusan Ton Besi di Atas Besi Tetap Bisa Mengapung?
Latgab TNI 2013, Ratusan Ton Besi di Atas Besi Tetap Bisa Mengapung?

PUSPEN TNI (13/5),- Setelah ribuan prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang tergabung dalam Pasukan Pendarat (Pasrat) amfibi pada Latihan Gabungan (Latgab) TNI 2013 berhasil mengobrak-abrik kekuatan musuh di pantai Sekerat, kini giliran para prajurit TNI AD yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Pendarat Administrasi (Kogasgabratmin) melakukan pendaratan administrasi di dermaga Lubuk Tutung, Sabtu (11/5).

Dalam pendaratan administrasi yang mendaratkan ribuan prajurit beserta ratusan ton material tempur dan logistik lainnya itu sebelumnya dimuat dengan menggunakan kapal-kapal perang TNI AL yang tentu saja juga memiliki berat yang tak ringan, yakni hingga mencapai ratusan ton.

Sementara perlengkapan yang dibawa sangatlah berat, antara lain: selain ribuan prajurit juga di dalamnya terdapat berbagai material tempur yang dimiliki TNI, antara lain: Tank Scorpio, Stormer APC, Stormer Co, Tank AMX, Meriam, Helikopter, serta ribuan ton peralatan pendukung tempur lainnya.

Mengapa kapal laut itu tetap bisa mengapung? Padahal kapal-kapal itu tak ringan, apalagi ditambah muatan yang isinya ribuan prajurit, tank, senjata bantuan, motor, truk, helikopter, dll.

Sebuah benda akan terapung, melayang, tenggelam di dalam sebuah cairan, disebabkan oleh massa jenis benda itu dibandingkan dengan massa jenis cairan tempat benda itu dicelupkan. Benda akan terapung jika massa jenis benda itu lebih kecil dari massa jenis cairan. Benda akan melayang jika massa jenis benda dan cairannya sama. Benda akan tenggelam jika massa jenis benda lebih besar dari massa jenis cairan.

Kapal laut memang berat tetapi kapal laut berbentuk cekungan dan memiliki ruangan-ruangan yang demikian luas beserta rongga berisi udara, yang menjadikan volume kapal laut menjadi sedemikian besar. Hal ini menyebabkan massa jenis kapal laut menjadi lebih kecil dari massa jenis air. Oleh sebab itu kapal laut bisa mengapung di laut.

Berdasarkan Hukum Archimedes, ketika kapal laut berada di atas air maka kapal laut memberi tekanan kepada air. Berat dari kapal laut menekan air ke bawah, lalu dengan gaya yang sama besar, air tersebut memberikan tekanan kepada kapal laut dengan arah yang berlawanan (ke atas).

Senada dengan hukum newton 3, "apabila benda A mengerjakan gaya pada benda B maka benda B akan mengerjakan gaya ke benda A dengan gaya yang sama tetapi berbeda arah".

Itulah sebabnya meskipun kapal-kapal itu terbuat dari besi, isinyapun banyak yang dari bahan besi, tetapi tetap bisa mengapung di atas air.

 

 

 

Baca "Latihan Gabungan TNI" Lainnya

Disiplin, Militansi, Semangat Nasionalisme, Patriotisme dan Nilai-Nilai Luhur Bangsa Menuju Indonesia Yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil Dan Makmur Perlu Lebih Ditingkatkan

Panglima TNI Jendral Moeldoko

Pengumuman

Selasa, 9 September 2014
Rangkaian Kegiatan HUT ke-69 TNI Tahun 2014
Selasa, 9 September 2014
Tema dan Logo HUT ke-69 TNI Tahun 2014
Selasa, 5 Februari 2013
Lambang Mabes TNI Yang Baru
Kamis, 31 Mei 2012
Call Center

Polling

Informasi apa yang paling Anda butuhkan dari website ini ?

 
AGENDA KEGIATAN
pendidikan
patriot
download
download
download
persyaratan
beasiswa
PSDP
LPSE
pendidikan
innovasipanglimatni

Video TNI