Pangdam VI/Mulawarman Dampingi Panglima TNI Tinjau Latgab Pantai Sekerat
Senin, 13 Mei 2013 09:09:22 - Oleh : admin - Dibaca : 628
Home » Latihan Gabungan TNI » Pangdam VI/Mulawarman Dampingi Panglima TNI Tinjau Latgab Pantai Sekerat
Pangdam VI/Mulawarman Dampingi Panglima TNI  Tinjau Latgab Pantai Sekerat

KODAM VI/MULAWARMAN (13/5),- Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, SE., didampingi  Perwira Tinggi TNI termasuk Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Dicky Wainal Usman, S.IP., M.Si., meninjau secara langsung puncak Latihan Gabungan TNI tingkat Divisi di pantai Sekerat Kaliorang Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur, Rabu hingga Kamis 8 sampai dengan 9 Mei 2013.

Sebelum ke Sanggatta, Panglima TNI dan rombongan sejumlah Perwira Tinggi  tiba di bandara Sepinggan Balikpapan. Kedatangan Panglima TNI disambut langsung oleh Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Dicky Wainal Usman, S.IP., M.Si selanjutnya Panglima TNI dan rombongan menuju ke lokasi latihan gabungan TNI di pantai Sekerat Kaliorang Sangatta Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Rombongan Panglima TNI diantaranya Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI DR.Marsetio dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, dan sejumlah Perwira Tinggi TNI, dan dua anggota DPR RI Komisi I. Selanjutnya rombongan dengan pesawat milik TNI AL Jenis Cassa dengan nomor penerbangan A.2108 dengan Kapten Pilot Letkol Pnb Tio dengan Co Pilot Lettu Ali menuju ke Sangatta Kutai Timur.

Sementara itu, pesawat TNI AL lainnya, jenis Cassa penerbangan U-625 dengan Kapten Pilot Letkol Heri Siswanto dan Co Pilot Kapten Tatang, membawa rombongan Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Dicky W Usman.

Dua Pesawat Cassa dengan nomor penerbangan U-616 dan Cassa-2103 membawa sejumlah perwira tinggi (Pati) TNI AL, TNI AU dan TNI AD, termasuk di antaranya Irjen TNI Letjen TNI Gerhan Lantara, Dankodiklat TNI AD Latjen TNI Gatot Nurmantyo, Dansesko TNI Marsda TNI Ismono Wjyanto.

Turut hadir dalam rombongan Panglima TNI, diantaranya Pangamabar Laksda TNI Arief Rudianto SE, Pabungkol Panglima TNI Katim Walpri. Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Tisna Komara, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Hambali Hanafiah, Aspers Panglima TNI Marsda TNI Bambang Wahyudi, S.IP, Aslog Panglima TNI Mayjen TNI Joko Sriwidodo, Wakabais TNI Mayjen TNI Ibrahim Saleh, Aster Panglima TNI Mayjen TNI S Widjonarko, S.Sos, dan lainnya.

Dari bibir pantai Sekerat, Panglima TNI beserta rombongan menyaksikan langsung proses pendaratan Amfibi oleh pasukan pendarat dalam hal ini prajurit-prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut dalam melaksanakan Operasi Amfibi, serta jajaran Yonif Linud 501/Brajayudha yang akan melaksanakan Lintas Udara (Linud).

Sebelum Operasi Amfibi yang dilaksanakan pada hari "H" jam "J" yang ditandai dengan gelombang pertama mendarat dengan menembur pantai, terlebih dahulu dilaksanakan proses Bantuan Tembakan Kapal (BTK) untuk menghancurkan kedudukan musuh di pantai pendaratan yang dapat menggagalkan pelaksanaan Operasi Amfibi.  Sementara itu, 6 buah pesawat tempur TNI AU yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Udara (Kogasgabud) melancarkan serangan udara yang kerap diberi nama Operasi Lawan Udara Ofensif (OLUO) di wilayah udara Kalimantan. Serangan udara tersebut dilakukan dengan composite strike, antara lain oleh 2 buah pesawat tempur F-16 dan Sukhoi.

Sementara itu di tempat terpisah, dari udara melintas sebanyak 6 pesawat Hercules yang mengangkut ratusan personil dari Yonif Linud 501/Brajayudha untuk melaksanakan Operasi Linud dibawah Satgas Linud Brigif l-17/Kujang 1 Divif 1 Kostrad. Operasi Linud ini merupakan bentuk operasi gabungan antara TNI-AD dan TNI AU yang dilaksanakan dengan cara diterjunkan atau didaratkan ke daerah sasaran dalam rangka merebut dan menghancurkan sasaran yang bersifat taktis dan strategis.  Selanjutnya 3 unit Helikopter pengangkut prajurit-prajurit melaksanakan lintas Heli ke sasaran yang bertujuan untuk merebut dan menduduki sasaran yang dapat mempengaruhi dan menentukan dalam pelaksanaan perebutan tumpuan pantai pada operasi amfibi.

Kemudian 2 unit Roket Multi Laras (RM) 70 Grad dan 3 pucuk meriam Howitzer kaliber 105 mm yang telah masuk steling akan melaksanakan penembakan secara berturut-turut yaitu : pertama,  tembak tinjau sebanyak 4 butir akan diberikan oleh RM 70 Grad dan 4 butir dari meriam Howitzer 105 mm. Kedua, penembakan pelaksanaan sebanyak 76 butir dari RM 70 Grad dan 30 butir dari meriam Howitzer 105 mm.  Untuk  menuntaskan serbuan akan diberikan penembakan salvo terhadap  sasaran sebanyak 40 butir oleh 2 unit RM 70 Grad.

Selain kunjungan ke lokasi Latgab TNI di Sangatta Kutai Timur, Panglima TNI berkesempatan mengadakan silaturrahmi dengan Pemkab Kutai Timur dan tokoh masyarakat Kutai Timur di Gedung serba Guna (GSG) Bukit Pelangi Sangatta.

Usai acara silaturrahmi, Panglima TNI dan rombongan akan beristrahat dan pada pukul 02.00 dinihari akan berangkat ke Sekerat Kaliorang menggunakan kapal laut, setelah menutup kegiatan latihan gabungan TNI di pantai Sekerat Kaliorang Sangatta Kutai Timur, Kalimantan Timur, Panglima TNI dan rombongan sejumlah Perwira Tinggi TNI berangkat menuju ke Balikpapan selanjutnya kembali ke Jakarta.

Baca "Latihan Gabungan TNI" Lainnya

Disiplin, Militansi, Semangat Nasionalisme, Patriotisme dan Nilai-Nilai Luhur Bangsa Menuju Indonesia Yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil Dan Makmur Perlu Lebih Ditingkatkan

Panglima TNI Jendral Moeldoko

Pengumuman

Minggu, 12 Oktober 2014
PENERIMA PENGHARGAAN INOVASI PANGLIMA TNI 2014
Selasa, 5 Februari 2013
Lambang Mabes TNI Yang Baru
Kamis, 31 Mei 2012
Call Center

Polling

Informasi apa yang paling Anda butuhkan dari website ini ?

 
AGENDA KEGIATAN
pendidikan
patriot
download
download
download
persyaratan
beasiswa
PSDP
LPSE
pendidikan

Video TNI