Upacara Bendera 17-An di Mabes TNI
Senin, 17 Juni 2013 15:06:17 - Oleh : admin - Dibaca : 438
Home » Upacara dan Tradisi TNI » Upacara Bendera 17-An di Mabes TNI
 Upacara Bendera 17-An di Mabes  TNI

PUSPEN TNI (17/6),- "Masyarakat Indonesia sedang dilanda situasi panas terkait isu kenaikan BBM, banyak pandangan stereotif dari beberapa komponen masyarakat dalam mensikapi isu tersebut, memiliki ke-cenderungan bersikap yang tidak intelektual, meskipun dia adalah komponen akademisi, dengan tindakan  anarkisme, sehingga mudah terprovokasi dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak berkepentingan yang tidak bertanggung jawab, yang justru merugikan kepentingan umum," demikian dikatakan Koorsahli Panglima TNI dalam amanatnya yang dibacakan oleh Pa Sahli Tk III Bidang Jahrit Panglima TNI Marsda TNI Madar Sahib HS selaku Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Bendera 17-an yang diikuti para Pejabat Tinggi Mabes TNI dan segenap Prajurit TNI serta PNS Mabes TNI, di lapangan Apel Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (17/6).

Lebih lanjut Irup mengatakan, tampaknya, demokrasi belum tumbuh dewasa dan belum sepenuhnya menjadi keberkahan bagi masyarakat umum, bahkan masih menjadi faktor kerawanan potensial dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Perbedaan begitu mudah menjadi pertentangan dan pertentangan begitu mudah menjadi sumber kerusuhan sosial. Langsung atau tidak langsung, besar atau kecil skala yang terjadi, bukan hanya akan menghabiskan energi bangsa, namun juga potensial mengancam stabilitas nasional, baik aspek politik, ekonomi, sosial budaya maupun keamanan.

Dalam kaitan hal tersebut, Irup menegaskan bahwa TNI sebagai prajurit serta PNS TNI tidak boleh salah dalam mencermati setiap perkembangan dan setiap gelagat atau kecenderungan yang mengundang kerawanan dan ancaman, yang hendak menganggu stabilitas nasional, apalagi menjurus upaya menghancurkan pemerintahan dan menganggu keutuhan NKRI.

"TNI harus senantiasa bersikap waspada sekaligus antisipatif, agar dapat melaksanakan tugas pokok dengan sebaik-baiknya. Senantiasa siap operasional, agar setiap saat dapat digerakkan untuk mengemban tugas perbantuan, dalam rangka turut serta menjaga dan memelihara stabilitas nasional guna menjamin kesinambungan pembangunan nasional", kata Irup.

Mengakhiri amanatnya, Irup menyampaikan beberapa atensi untuk dipedomani dan dilaksanakan, sesuai petunjuk serta arahan Panglima TNI, diantaranya: Pertama, pegang teguh dan amalkan komitmen netralitas TNI dalam politik praktis. Seluruh prajurit TNI dilarang terlibat dalam kegiatan politik praktis, namun tidak boleh buta politik. Kedua, tingkatkan semangat dan jiwa korsa yang tinggi, namun tidak picik dan sempit, terutama dalam menyikapi perbedaan pendapat atau bentuk-bentuk kesalahpahaman yang tidak perlu, baik antara sesama prajurit TNI maupun dengan anggota POLRI dan masyarakat. Ketiga, bangun komunikasi sosial di lingkungan dimana para prajurit dan PNS berdomisili, guna semakin menguatnya Kemanunggalan TNI-Rakyat, dan gunakan setiap kesempatan pertemuan dengan masyarakat untuk mendinginkan suasana panas dengan arif dan santun, terkait isu kenaikan BBM.

 

 

Baca "Upacara dan Tradisi TNI" Lainnya

Disiplin, Militansi, Semangat Nasionalisme, Patriotisme dan Nilai-Nilai Luhur Bangsa Menuju Indonesia Yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil Dan Makmur Perlu Lebih Ditingkatkan

Panglima TNI Jendral Moeldoko

Pengumuman

Polling

Informasi apa yang paling Anda butuhkan dari website ini ?

 
AGENDA KEGIATAN
pendidikan
patriot
download
download
download
persyaratan
beasiswa
PSDP
LPSE
pendidikan

Video TNI