3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Peresmian Pesawat Latih TNI AL Baron G-58 di Puspenerbal Surabaya

Senin, 28 Desember 2015 09:45:26 - Oleh : admin - Dibaca : 132 kali

Peresmian Pesawat Latih TNI AL Baron G-58 di Puspenerbal Surabaya

ARMATIM (28/12),- Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto, S.H.,M.A.P., menghadiri peresmian pengoperasian 2 unit pesawat latih terbaru Beechcraft BARON G-58 yang diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E.,M.A.P., di Base Ops, Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) Juanda, Surabaya. Rabu, (23/12).

Pesawat udara multi engine BARON G-58 merupakan pesawat latih TNI AL menggantikan pesawat latih lama jenis Nomad N-22/24 yang kini sudah dinonaktifkan. Pesawat latih tersebut dibutuhkan untuk memperlancar proses kualifikasi penerbang TNI AL yang selanjutnya akan mengawaki pesawat udara operasional seperti CN 235-200 maupun Casa NC 212-200.

Menurut Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., pengoperasian pesawat latih BARON G-58 buatan Amerika Serikat ini merupakan perwujudan penyiapan personel penerbang sebagai jawaban menghadapi tantangan dalam mendukung tugas TNI AL untuk mempertahankan dan mengamankan kedaulatan perairan yurisdiksi nasional. "Pembinaan kesiapan personel kualifikasi penerbang membutuhkan sarana latih pesawat udara yang nantinya akan dipersiapkan untuk mengoperasikan unsur udara dalam operasi laut khususnya pesawat udara jenis fixedwing," tegas Kasal. Kasal juga menjelaskan pesawat latih BARON G-58 yang memiliki kapasitas 6 orang ini selanjutnya akan terus ditingkatkan jumlahnya menjadi 6 unit agar lebih efektif dalam memperlancar peningkatan kualifikasi para penerbang fixedwing TNI AL.

BARON G-58 memiliki tingkat keamanan dan keselamatan penerbangan yang tinggi, dapat dioperasikan sesuai kebutuhan manuver yang diprogramkan, dilengkapi dengan kemajuan teknologi pesawat udara terkini Glasscockpit Technology yang terintegrasi dengan  Engine Instrument, Flight Instrument, Communications, Navigation, Auto Pilot dan Radar Cuaca, memiliki Endurance 5 jam secara terus menerus dengan kecepatan 180-223 knots (333-413 Km/jam), memiliki performa mesin penggerak Double Engine masing-masing 300 HP, serta dapat dioperasikan hingga 20 tahun ke depan atau lebih.

Diakhir sambutan, Kasal menekankan kepada Puspenerbal selaku pembina Alutsista pesawat udara, untuk senantiasa merawat serta memelihara pesawat ini dengan baik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada rakyat. Dengan terawatnya pesawat-pesawat tersebut, Kasal berharap Puspenerbal semakin optimal mencetak elang-elang penjaga laut nusantara yang memiliki profesionalisme dan para penerbang TNI AL cepat beradaptasi mengikuti perkembangan teknologi penerbangan yang semakin maju.

Turut hadir dalam peresmian pengoperasian pesawat tersebut, para Pejabat Utama Kasal, para Pangkotama TNI AL wilayah Surabaya, Direktur PT. Pirusa Sejati, para Penerbang TNI AL, serta undangan lainnya.

Smiley face
 
Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Jum`at, 3 September 2021
Panglima TNI Raker di Komisi I DPR RI
Jum`at, 23 Juli 2021
Panglima TNI Serahkan Bantuan Tabung Oksigen dan Alkes kepada Masyarakat Papua
Selasa, 8 Juni 2021
Pekuat Pelaksanaan PPKM Berskala Mikro di Daerah, Tim Gabungan TNI dan Polri Dilibatkan
Kamis, 27 Mei 2021
Panglima TNI dan Kapolri Kembali Kunjungi Papua
Selasa, 27 April 2021
Panglima TNI Sambut Kedatangan Jenazah Kabinda Papua di Bandara